Rabu, 23 Mei 2012

Serba-Serbi Kehidupan,,_

"nothing hopeless for jobless"
Pernah saya membaca kalimat diatas, namun saya lupa pastinya di mana (blog, Web, Socmed, buku maupun majalah) dan maaf bila terjadi persamaan kata.

Menjadi orang yang tidak memiliki perkerjan tetap (penangguran) terkadang membuat kita merasa risih. Namun ada satu hal yang bisa diambil hikmahnya. Kita jadi mempunyai banyak waktu untuk melakukan banyak hal di luar sana, bagi perempuan terutamabanyak hal bisa kita dapatkan di rumah, hanya saja tergantung cara kita melihat semua yang kita hadapi. Sangat tidak masuk akal. Tapi kejelian kitalah yang harus diandalkan untuk melihat kesempatan itu. Memang ini bukan suatu saran. Ini hanya sebuah gambaran agar kita mampu memaksimalkan waktu untuk menjadi freelance dalam bidang apapun. Meski pun begitu ini juga tidak menghambat kita untuk memiliki pekerjaan tetap. Kebanyakan freelance bekerja paruh waktu. Paruh waktu juga bukan berarti pengalaman dan penghasilan yang ikut separuh juga. Melainkan ini bisa dikatakan lebih. hanya saja ini bukan penghasilan tetap.

Memiliki pekerjaan paruh waktu dan pekerjaan tetap bisa saja kita lakukan bersamaan, tergantung pada jenis pekerjaan dan waktu yang kita miliki. Management waktu itu tidak sulitketidakbiasaan kita yang membuat kita meraa sulit. Memasang target pada sebuah almanak bukan juga pilihan yang tepat, karena itu yang membuat kita bisa mengundur-undurkan waktu lagi (memundurkan target). Semua itu harus di mulai dari hati. Keyakinan dan ketekunan yang bisa memacu semangat untuk mencapai target yang kita inginkan. Bukan target yang kita buat tanpa ada usaha dan doa di sebaliknya.

***

Di ambil dari Karikatur
Gambar di atas bagi saya begitu menarik, di ambil dari detik forum "Jasa Pembuatan Karikatur"


"Rasa Takut Ditolak Lebih Buruk Daripada Penolakan Itu Sendiri" _Nora Profit_ 
Kalimat di atas di ambil dari buku Chiken Soup For The Writer's Soul Para Penulis berbagi Cerita "Harga Sebuah Impian" pada halaman 36 (tigapuluh enam).

Kalimat diatas tersebut bila kita membaca tanpa mengetahui pokok pembahasan yang ditulis oleh penulis memiliki arti sangat jelas, mau diletakan dalam sudut pandang apapun. Bila kita kaitkan itu pada sebuah kasus pekerjaantentu saja itu adalah bentuk suatu kecemasan, ketidakyakinan dan keraguan. Sama halnya bila kita menggunakan sudut pandang perasaan ( masalah Cinta). Bukan hanya itu saja, Ketakutan itu alamiah. Ia akan terus berkembang bila kita tidak mampu mengatasai diri kita sendiri. Jangan mengalah pada ketakutan.

Ini merupakan sebuah cerminan yang membuat kita paham. Bahwa sesuatu yang belum pernah kita coba kita tidak akan pernah tahu hasilnya seperti apa. Rasa takut mudah menyerang bagi siapa saja. Rasa takut bukan sebuah kekurangan. Jadikan kelebihan agar kita bisa percaya pada kemampuan yang kita miliki. Yakinlah pada kesempatan yang ada.

***

Posting Komentar