Minggu, 06 Mei 2012

Cinta Kadaluarsa


Cinta Kadaluarsa..

Ketika nonton acara di salah satu station TV. Terdengar kata-kata “Cinta Kadaluarsa”, teringat kata-kata itu, seperti pernah mendengar berkali-kali dan sering saya ucapin kata itu. Tapi semakin diingat semakin lupa. Entahlah, sepertinya memory dikepala harus di upgrade atau musti dig anti dengan memory yang daya tampungnya lebih besar. Disele-sela saya mencari kesibukan, seharian penuh saya mencoba kembali mengingat setidaknya kata-kata itu mampu membuat saya senyum sendiri sepanjang jalan yang saya tempuh. :p


Iseng-iseng buat status di salah satu jejaring sosial, “Cinta Kadaluarsa, ;p”, eh malah dapat koment dari salah satu teman “Cinta Jatuh Tempo, ;)” hahhaa…. Sumpah, semakin geli hati saya membaca komentar itu tapi juga semakin terpancing kembali pikiran saya untuk mengingat kata-kata itu kembali. Kapan? Dimana? Dengan siapa? Ketika itu kata-kata terucap.

Huft.. mungkin saya tidak bisa memaksa sistem dalam pikiran saya untuk mengingat lagi. Saya semakin tertarik dengan kata-kata “Cinta Kadaluarsa”. Yaps… Cinta.. berat rasa hati ketika saya harus bercerita soal cinta, atau membagi kisah tentang cinta, karena kisah cinta yang saya alami tidak semenarik yang orang lain rasakan. Saya juga tidak mengerti sesungguhhnya cinta kadaluarsa itu seperti apa. Tapi saya ingin sedikit menanggapi dua buah kata yang membuat saya penasaran.


Apa mungkin cinta kadaluarsa itu ada? Bila ada tentu ini berbanding terbalik dengan cinta sejati? Walaupun sampai saat ini saya belum yakin benar, bahwasanya cinta sejati itu ada. : )

Mungkin saja begini. Sebuah kata atau perasaan cinta itu bisa dikatakan kadaluarsa ketika seseorang (sebut saja dia A “cewek”) menyayangi seorang ( sebut saja dia X “cowok”), dan si A ini  menyimpan sebuah rasa ke X yang mungkin bisa saja mantan pacar, teman sekolah, tetangga dll. Tapi jelas si X tidak tahu itu. Dan setelah si X tahu itu dari orang lain. Dan ini juga telah tersimpan beberapa tahun, akhirnya si X bertanya kepada A dikemudian hari. Tapi ketika itu rasa sayang, itu  dipertanyakan, ternyata si X juga telah lama menyimpan perasaan ke A. Tapi dikarenakan waktu yang telah berlalu si A dan si X hanya bisa menikmati rasa sayang atau cinta mereka yang kadaluarsa (sudah jatuh tempo). Hahahaa….*ketawa.garing*

Atau juga begini

Si A cowok mendekati si G cewek, biasa namanya lagi PDKT, semua kata dari yang serius, gombal, basa-basi, hingga lebaiii pun tersaji. Ini merupakan hal wajar. Tapi cinta, sayang dan perasaan itu tidak bisa dipaksakan. Waktu pun berlalu si A dan G putus komunikasi. Tetapi ketika si A tidak lagi menghubungi si G. Si G merasa kehilangan, dan jadi mencari informasi akan keberadaan si A. Alhasil, si G mencoba mendekati si A, tetapi semua terlambat si A telah memiliki kekasih. Dan mungkin ini, yang dinamakan Cinta Kadaluarsa (Cinta Jatuh Tempo), ketika Cinta, Sayang yang pernah terucap itu hilang begitu saja seperti angin yang berhembus. ;)


Sebagian cowok, ketika mendekati cewek tentu ada beberapa kriteria yang harus masuk dalam itungannya. Dan dalam segi waktu PDKT cowok juga terkadang menargetkan berapa lama dia harus PDKT, dan kemudian meresmikan hubungan mereka. Dan yang harus digaris bawahi untuk para cowok diluar sana. Tidak semua perempuan yang bisa didekati secara instan. Jadi, bila serius mendekati cewek, jangan pernah menargetkan dengan waktu, berusahalah!!


Posting Komentar