Jumat, 07 Juni 2013

Ermalen Dewita: Wanita Sudah Layaknya Menjadi Penghuni Surga

Sebuah artikel menarik dari  Indscript Creative. Kali ini membahas tentang "Wanita Sudah Layaknya Menjadi Penghuni Surga" dengan  Personal Branding Agency Ermalen Dewita.

Yuk simak artikel berikut ini.

 
Dewi-1 “Berbicara tentang surga dan wanita, yang terlintas di pikiran adalah Siti Khadijah. Ya, beliaulah istri baginda Rasulullah. Beliau telah mendapatkan jaminan surga dari Allah,” begitu ujar Ermalen Dewita, motivator pemberdayaan diri yang akrab dipanggil Dewi ini.

Ia mengutip kisah Khadijah yang bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. Dalam hadis itu disebutkan, malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dan berkata, “Wahai, Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di surga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan.”

Dewi melanjutkan penjelasannya. “Anda pasti bertanya apa sebenarnya keistimewaan Khadijah sehingga mendapatkan salam dari Allah dan malaikat Jibril, dan mendapatkan jaminan istana di surga. Tidak lain karena kemuliaan akhlak dan kekuatan pribadinya. Namun yang memprihatinkan, tidak banyak wanita Muslim yang mengetahui sisi pribadi beliau ini. Kalau saja kita berusaha untuk mempelajari kehidupan orang-orang mulia seperti Khadijah r.a., kita akan menemukan di dalamnya bimbingan besar bagi keberadaan kita. Dan jika kita mengenal mereka dan mengikutinya, kita bisa menjadi seperti mereka bahkan menjadi kaum yang terdepan.”

Akhlak Khadijah yang begitu mulia, membuat Rasul selalu menyanjungnya meskipun beliau telah lama meninggal. Sampai-sampai Aisyah r.a., istri Rasul yang termuda, menjadi cemburu karena Rasul sering menyebut nama panggilan kesayangan untuk Khadijah, yakni Hamra asy-Syidq (si merah pipinya). Dan ketika mendengar kecemburuan Aisyah, Rasul pun menjelaskan mengapa kedudukan Khadijah tak tergantikan. Sebabnya adalah, karena ia menjadi wanita pertama yang menyatakan keimanan serta dukungan penuh kepada suaminya. Di saat Rasul mendapat tekanan dari orang-orang yang memusuhinya, Khadijah pula yang membantu dengan sepenuh hati.

Menurut Ermalen Dewita, para wanita Muslim hendaknya juga mengambil inspirasi dari Khadijah. Sebab kemuliaan akhlak, kecerdasan serta kesigapannya dalam berbagai hal, membuat beliau menjadi sosok wanita yang dikenang dalam sejarah; dan sangat layak jika dianugerahi surga.

“Demikian pula kita, sebenarnya juga layak menjadi penghuni surga. Wanita seharusnya tidak hanya menyibukkan diri dengan bertanya tentang apa yang akan dilakukannya, ke mana mereka akan pergi, dan sebagainya. Cukup bagi semua wanita Muslim untuk mengetahui bahwa mereka sebenarnya sudah dikaruniai kemampuan dan potensi untuk menjadi yang terbaik. Dan potensi serta kemampuan itu ibarat kunci surga. Di mana sekali kita menggunakan kunci itu dengan tepat, kita dapat menjalani peran apapun dengan ringan hati. Ibarat masuk surga, di mana penderitaan dan kesulitan tidak lagi terasa. Kita menjalani peran apapun dengan ikhlas, dan berusaha menjadi yang terbaik. Itulah yang membuat kita bisa merasakan kebahagiaan,” ujar Dewi.


Posting Komentar