Minggu, 11 Maret 2012

"selamat ulang tahun"

Ternyata, setelah beberapa tahun berlalu lagu lawas itu, masih mampu memporak-porandakan isi kepala ini. Ingatan pun kembali mengangkat akan memory yang hampir 10 tahun mengisi alam pikiran saya. Huaaa, secara tiba-tiba hati ini jadi begitu sangat mellow. Saya tidak tahu mengapa bisa seperti itu. Yang saya ingat, kejadian itu tepat pada tahun 2002, saya dan beberapa rekan seperjuangan, lagi berada pada suatu acara yang mengharuskan kami semua tinggal di sebuah asrama, saat itu yang kami gunakan adalah asrama haji. Pada tanggal 17 agustus malam. Setelah acara yang kami kunjungi selesai. Kami pun berkumpul, berbagi cerita akan kisah yang kami jalani tepat hari itu, hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia.

Entah mengapa, secara tiba-tiba ada seorang teman yang teringat kalau esok hari adalah hari ulang tahun saya. Dan lagu Jamrud itulah yang menjadi andalan teman-teman seperjuangan pada kala itu. Acara malam itu berganti dengan nyanyian yang bersahutan, hingga kami kembali untuk beristirahat.


Ketika hari pun telah bergnti beberapa saat saja. Tepat tanggal 18 Agustus, 00.35 saya terbangun dengan kehadiran seorang senior yang tiba-tiba berada disamping tempat saya tidur. Ketika itu, beliau hanya numpang duduk-duduk saja. Saya pun kembali melanjutkan tidur. Sekitar setengah jam kemudian. Seorang senior yang lain kembali membangunkan saya. Begitu tegas ucapan mereka kala itu. Sehingga saya pun kaget, mereka menyuruh saya unutuk mengganti baju dengan warna lain. Karena, ketika itu saya memakai baju putih-putih.

Setelah saya berganti pakaian. Saya diberdirikan didepan sebuah sumur. Mata dalam kondisi terpejam. Hufft, saya sungguh bingung kala itu. Sebisanya mereka membentak saya, mengingatkan saya kepada kedua orang tua saya, dan air mata pun tak mampu saya bendung kala itu. Kata demi kata yang membuat saya terus merenung atas segala kesalahan pada masa itu. Baik kesalahan saya terhadap mereka. terlebih kesalahan saya kepada orang tua saya. Dalam keadaan tangis yang begitu terisak-isak. Suara bantingan ember pun kian menjadi, teriakan di telinga kanan dan kiri. hufftt, ketika itu dibenak saya hanyalah rasa bersalah.

Tiba-tiba suasana menjadi hening, beberapa saat setelah keheningan itu semua. Brusssshhhhh... Brrruuusshhhh... Brusssshhh... 
"selamat ulang tahun" hahaaa....
Brrruuussshhh..... yeee...brussshhhh..yeeee...
"selamat ulang tahun"
Brussshhh...Brussshhhh....Brussshhh...hahhaa.....
sayup-sayup terdengar dari kejauhan "bulu, udah sepuluh ember, mau tambah lagi,hahhahaaa...." dan saya hanya bisa tersenyum.

Teriakan dan siraman air saling bersahutan. Saya begitu kaget, semua kejutan itu sungguh berbekas di hati saya. Saat itu saya hanya bisa diam sejenak, dan kemudiam kembali mengangis, tapi kali ini adalah tangis bahagia. Mereka para senior saya, mereka yang telah membuat saya sadar betapa pentingnya orang tua. betapa pentingnya lingkungan sekitar, betapa pentingnya kebersamaan. Mereka mungkin telah melupakan kejadian itu. Tapi tidak bagi saya. Terima kasih kak, kejutan yang saya terima kala itu masih terpatri dalam ingatan saya. Begitu membekas dan menjadi pengalaman hidup yang terindah.

Lagu "Selamat Ulang Tahun" bisa di download disini


hari ini, hari yang kau tunggu bertambah satu tahun, usiamu,
bahagialah slalu, 
yang kuberi, bukan jam dan cincin
bukan seikat bunga, atau puisi, juga kalung hati
maaf, bukannya pelit atau nggak mau bermodal dikit            
yang ingin aku, beri padamu do`a s`tulus hati ...
       
reff: smoga tuhan, melindungi kamu
serta tercapai semua angan dan cita-cita mu
mudah mudahan diberi umur panjang
sehat selama lamanya..
(selamat ulang tahun yaaa...semoga panjang umur selalu.. )
selamat ulang tahun .... selamat ulang tahun ...





Kenangan itu tidak mungkin saya lupakan, saya begitu menghargai kejutan itu. terima kasih kak.
Posting Komentar