Minggu, 16 Desember 2012

Ayoo Selamatkan Sumber Air Kita

 

 

Pada kompetisi dari BLOGdetik kali ini bekerjasama dengan Unilever Pureit memberikan kesempatan untuk para blogger menulis dengan tema "Kelestarian Sumber Air Minum". Bagaimana cara kita untuk melindungi sumber mata air bersih? Mengoptimalkan penggunaan sumber air saat ini (air tanah dan air keran) sebagai sumber air minum, dan melestarikan sumber air untuk hari yang akan datang. Tentu anda semua setuju bahwa air termasuk dalam kebutuhan primer. Menjaga kelestarian air minum adalah tugas bersama. Namun pada kenyataannya masih saja terdapat sumber mata air yang kurang layak.



Dari berbagai sumber yang saya baca dijelaskan bahwa air  merupakan komponen utama sel, jaringan, dan organ manusia. Penurunan total cairan tubuh bisa menyebabkan penurunan volume cairan, yang dapat berimbas pada kegagalan organ, bahkan kematian. Al-Quran adalah kalam Allah yang tiada tandingannya. Allah juga mengajarkan, memberitahukan pada manusia air sebagai sumber kehidupan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


“Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?”(QS Al-Waqiah 68-69)
“Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap dan Dia lah yang menurunkan air dari langit ...” (Al-Baqarah : 22)
“Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QS Az Zumar : 21)

Dalam ayat-ayat diatas dikatakan bahwa air  yang kita minum adalah air yang diturunkan dari langit. Air tersebut turun melalui siklus peredarannya sehingga tersedia air tawar di hulu pegunungan. Al-Qur’an tidak langsung mengatakan air yang kita minum berasal dari sungai, sumur, atau danau. Tapi dijelaskan diturunkan berupa air hujan. Dan dari hujan inilah diteruskan menjadi sumber air yang akan mengaliri sungai, mengisi sumur, dan memenuhi danau. Tanpa air hujan, siklus air di planet bumi ini tidak akan berjalan.

***


Air adalah komponen terbanyak di dalam tubuh manusia. Bila terjadi krisis air yang berkepanjangan, apa yang akan terjadi dengan kita? Tentu saja sulit untuk mencukupi kebutuhan. Air merupakan salah satu komponen asupan yang amat dibutuhkan oleh tubuh. Selain menghilangkan rasa haus, tubuh juga dianjurkan untuk mengkonsumsi air 8 sampai 10 gelas sehari secara rutin bisa menjadikan semua sistem yang ada di dalam tubuh berfungsi secara optimal. Membiasakan mengonsumsi air sangat berguna untuk menjaga kestabilan tubuh. Menurunnya daya tahan tubuh seperti sakit kepala, sakit pinggang, kencing batu, lemas karena dehidrasi dan kurang bisa konsentrasi atau gampang lupa. Minum air tentu akan membuat kondisi fisik kita menjadi lebih baik dan sehat. Dengan minum kita juga dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Otak merupakan bagian utama dari tubuh. Saya tidak bisa membayangkan, bila fungsi dari otak tidak bekerja. :(



Komponen air di dalam tubuh seorang bayi mencapai sekitar 80 persen, orang dewasa 60 persen sedangkan orang lanjut usia mempunyai komponen air sebesar 50 persen dalam tubuhnya. Mari kita lihat gambar dibawa ini.. :)



Sumber



 


Dari gambar diatas terlihat jelas bahwa air sangat dibutuhkan tubuh. Berbicara tentang air didaerah saya pada musim kemarau sulit sekali untuk mendapatkan air. Selain karena air PDAM tidak jalan, membeli air pun harus mengantri. Hari ini pesan bisa jadi besok, besok lusa baru di antar. Fenomena seperti ini tentu sering di hadapi setiap orang. Salah satu alternatifnya yaitu menggunakan sumur. Di musim kemarau saya yakin mata air juga tidak mampu mengeluarkan air seperti hari biasa. Hal seperti ini mengharuskan kita untuk berhemat penggunaan air, menyiapkan penampungan air secukupnya.

 

Tempat penampungan juga aneka ragam, ada yang memilih bentuk permanen dibuat seperti bak-bak besar, ada juga yang menggunakan Jumbo atau penguin (penyebutan didaerah saya). Kedua ini memiliki ketahanan sendiri, kalau seperti bak, apabila musim kemarau bak kosong cuaca panas kemungkinan untuk terjadi kebocoran pada bak sangat besar. Kalau menggunakan Jumbo sering terkena panas dalam keadaan kosong juga dapat menyebabkan kebocoran dan lama-kelamaan warna pun menjadi pudar. Dilemanya, air yang kita simpan dalam waktu cukup lama. Alhasil air tersebut menimbulkan bau tidak sedap (menyengat). Kalau sudah begini tentu ragu untuk menggunakan air tersebut untuk memasak terlebih  diminum. 



 




Sumber

Bila kita melihat aspek kulitas, hal utama yang menjadi perhatian adalah masalah pencemaran air, bagaimana kita mampu mencegah polusi terhadap air. Dari aspek kuantitas yaitu jumlah. Air yang digunakan secara berkesinambungan. Ini berarti bagaimana cara kita untuk menggunakan sekaligus mengupayakan sumber sir tetap tersedia.  

 

Masyarakat umum tentu tidak banyak yang mengetahui akan kualitas air yang digunakan. Air jernih belum tentu kualitas airnya layak pakai. Dissolved Oxygen (DO) adalah oksigen terlarut yang terkandung di dalam air, berasal dari udara dan hasil proses fotosintesis tumbuhan air. Oksigen diperlukan oleh semua mahluk yang hidup di air seperti ikan, udang, kerang dan hewan lainnya termasuk mikroorganisme seperti bakteri.Tentu kita akan bertanya kembali, penyebab bau busuk dari air yang tercemar? Bau busuk ini berasal dari gas NH3 dan H2S yang merupakan hasil proses penguraian bahan organik lanjutan oleh bakteri anaerob. 


Biochemical Oxygen Demand (BOD) artinya kebutuhan oksigen biokimia yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi oksidasi oleh bakteri. Sehingga makin banyak bahan organik dalam air, makin besar BOD nya sedangkan DO akan makin rendah. Sama halnya dengan Chemical Oxygen Demand (COD), yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi kimia oleh bakteri. Pengujian COD pada air limbah memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pengujian BOD. Pengujian COD sanggup menguji air limbah industri yang beracun yang tidak dapat diuji dengan BOD karena bakteri akan mati. Selain itu waktu pengujian COD lebih singkat, kurang lebih hanya 3 jam.

 

Berdasarkan Jumlah total zat terlarut air alam mengandung zat padat terlarut yang berasal dari mineral dan garam-garam yang terlarut ketika air mengalir di bawah atau di permukaan tanah. Apabila air dicemari oleh limbah yang berasal dari industri pertambangan dan pertanian, kandungan zat padat tersebut akan meningkat. Jumlah zat padat terlarut ini dapat digunakan sebagai indikator terjadinya pencemaran air. Selain jumlah, jenis zat pencemar juga menentukan tingkat pencemaran. Air yang bersih adalah jika tingkat DO nya tinggi, sedangkan BOD dan zat padat terlarutnya rendah.  



 

Sumber

 

Menurut saya perlu, karena dengan penataan ini kita bisa mempertimbangan pembangunan serta memperhatiakan pengelolaan lahan untuk daerah terbuka, hutan, industri serta pemukiman. Suatu rencana tata ruang dapat menyelaraskan tata guna tanah, air, dan sumberdaya alam lain. Dari keseluruhan unsur ditata dalam satu kesatuan tata lingkungan yang harmonis, dinamis serta ditunjang oleh pengelolaan perkembangan kependudukan. Membentuk rencana tata ruang disusun melalui pendekatan wilayah dengan memperhatikan sifat lingkungan alam dan lingkungan sosial. Hal ini juga harus memperhatikan kelestarian, fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup. Ini bertujuan agar penataan lingkungan hidup (hutan dan taman kota) dan pemanfaatan sumber daya alam dapat dilakukan secara aman, tertib, efisien dan efektif. Hal ini harus dilakukan secara terencana, rasional, optimal dan bertanggung jawab. Penggunaannya juga harus sesuai dengan kemampuan daya dukung dan mengutamakan untuk kemakmuran rakyat. 

Tata ruang bisa difungsikan sebagai mengantisipasi banjir, dimana dengan daerah yang tertata yaitu antara area umum (taman kota), pemukiman penduduk, kawasan industri, saluran air pembuangan yang jelas dan daerah resapan air.

Adapun peran penataan ruang dalam pengelolaan sumber daya air yaitu untuk:


(1) Menjamin ketersediaan air, baik kualitas maupun kuantitas, untuk masa kini dan masa mendatang melalui pengelolaan kawasan konservasi dan pengendalian kualitas air;

(2) Koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah untuk mencapai komitmen bersama (seperti landasan penyusunan program pembangunan);

(3) Mencegah terjadinya externalities (seperti dampak lingkungan negatif) yang merugikan masyarakat secara luas.




Proses yang dilakukan serta perencanaan, pemanfaatan, perlindungan dan pengendalian dilaksanakan secara terpadu (multi-stakeholders), menyeluruh (hulu-hilir, kuantitas-kualitas, instream-offstream), berkelanjutan (antar generasi), dan berwawasan lingkungan (konservasi ekosistem) dengan daerah pengaliran sungai (satuan wilayah hidrologis). Dengan beberapa tahap yang dijalani ini semoga saja akan mampu melestarikan sumber air di Indonesia.

 

 

 

Dalam menjernihkan air ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu: Netralisasi yaitu untuk menetralkan PH hingga 7-8, cara yang mudahnya yaitu menggunakan kapur, kemudian aerasi yaitu menyatukan (mengontakkan) air dan udara, bila air terdapat lumpur bisa dengan proses koagulasi, setelah itu pengendapan hal ini akan terlihat perbedaan air jernih dan tidak, terakhir dengan proses penyaringan. Berbagai macam cara penjernian air tersedia saat ini. Dari yang menggunakan cara alami sampai dengan menggunakan bahan kimiawi. Disini nantinya saya akan jelaskan tujuan dan beberapa sistem penjernian air sederhana. Proses Penjernihan air bertujuan untuk menghilangkan zat pengotor atau untuk memperoleh air yang kualitasnya memenuhi standar persyaratan kualitas air seperti :

 
a.  Menghilangkan gas-gas terlarut dan rasa yang tidak enak;
b.  Membasmi bakteri patogen yang sangat berbahaya;
c.  Mengelolah agar air dapat digunakan untuk rumah tangga dan industri;
d. Memperkecil sifat air yang menyebabkan terjadinya endapan dan korosif pada pipa atau saluran air lainnya.

Cara penjernian air  secara sederhana?

 

 

Cara penjernian air dengan penyaringan

 

Bahan yang dipergunakan yaitu:

 

Bak penampungan, wadah air/drum bekas, batu Kali, ijuk, pasir halus, Ijuk, arang tempurung kelapa, kerikil, bebatuan.

 

Pembuatannya:

  1. Sediakan sebuah bak atau kolam dengan kedalaman 1 meter sebagai bak penampungan.
  2. Buat bak penyaringan dari drum bekas. Beri kran pada ketinggian 5 cm dari dasar bak. Isi dengan ijuk, pasir, ijuk tebal, pasir halus, arang tempurung kelapa, baru kerikil, dan batu-batu dengan ketinggian sesuai gambar diatas.
  3. Cara penggunaan: air sungai atau telaga dialirkan ke dalam bak penampungan, yang sebelumnya pada pintu masuk air diberi kawat kasa untuk menyaring kotoran. Setelah bak pengendapan penuh air, lubang untuk mengalirkan air dibuka ke bak penyaringan air. Kemudian kran yang terletak di bawah bak dibuka, selanjutnya beberapa menit kemudian air akan ke luar. Mula-mula air agak keruh, tetapi setelah beberapa waktu berselang air akan jernih. Agar air yang keluar tetap jernih, kran harus dibuka dengan aliran yang kecil.
Pemeliharaan Penjernian Air  Sederhana: 
Ijuk dicuci bersih kemudian dipanaskan di matahari sampai kering. Pasir halus dicuci dengan air bersih di dalam ember, diaduk sehingga kotoran dapat dikeluarkan, kemudian dijemur sampai kering. Batu kerikil diperoleh dari sisa ayakan pasir halus, kemudian dicuci bersih dan dijemur sampai kering. Batu yang dibersihkan sampai bersih betul dari kotoran atau tanah yang melekat, kemudian dijemur.

Keuntungan dan kerugian menggunakan penjernian air sederhana:

  1. KEUNTUNGAN
    1. Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja misalnya : sungai, rawa, telaga, sawah dan sumur.
    2. Cara ini berguna untuk desa yang jauh dari kota dan tempatnya terpencil.
  2. KERUGIAN
    1. Air tidak bisa dialirkan secara teratur, karena air dalam jumlah tertentu harus diendapkan dulu dan disaring melalui bak penyaringan.
    2. Bahan penyaring harus sering diganti.
    3. Air harus dimasak lebih dahulu sebelum diminum

 

Pengolahan air minum menggunakan tawas dan variannya untuk menjernihkan air sungai karena harga yang relatif murah, juga karena mudah diperoleh di pasar/toko. Tawas adalah nama pasar untuk aluminum sulfat. Ini juga digunakan dalam pengolahan air di PDAM. Akibatnya, tawas pun menjadi salah satu zat penambah konsentrasi aluminum dalam air minum yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.


Namun demikian, aluminum sesungguhnya terkandung dalam air tanah dan air sungai secara alamiah. Fungsi tawas dan ferisulfat ialah untuk menghilangkan kestabilan koloid atau destabilisasi agar koloid bisa bergabung menjadi besar dan berat, membentuk makroflok sehingga mudah mengendap. Pada proses ini biasanya dilarutkan juga polimer untuk membantu penggumpalan. Dengan proses kimia ini, setelah melewati unit pengendap atau sedimentasi, air baku yang keruh sudah lumayan jernih. Tinggal disaring lagi di unit filter. Namun demikian, dan ini persoalannya, air yang dihasilkannya kaya aluminum. Apalagi tawas bisa mengandung krom dan merkuri yang berasal dari bahan bakunya, bauksit.



Karena itulah banyak yang lantas menggantinya dengan ferisulfat atau garam besi sebagai koagulan. Secara ekonomis, senyawa ini lebih mahal daripada tawas. Namun bukan berarti masalahnya kemudian lenyap seketika. Sebab, besi pun berefek samping. Walaupun kita perlu zat besi tetapi kalau kelebihan tentu tidak baik bagi kesehatan.
Bila semua proses penjernian air memiliki resiko bagaimana cara yang aman?

 
Nah, yang perlu dicari adalah cara agar dosisnya tepat dan airnya jernih agar tidak berbahaya bagi manusia dan hewan ternak. Inilah kewajiban PDAM untuk mencarikan dosis optimum yang tepat. Ternyata melalui proses penjernian juga banyak kekurangan, namun setidaknya kita bisa mendayagunakan sumber air sungai/telaga yang ada.  Di Indonesia Perusahan Air Minum (PAM) atau Perusahan Air Minum Daerah (PDAM) belum menyediakan air keran yang langsung dapat diminum seperti di Negara berkembang. Di Amerika bahkan negara tetangga seperti Singapura telah menerapkan hal seperti itu. Tentu saja biaya dibutuhkan untuk penyediaan air dengan standart kebersihan yang tinggi.


Andai saja air yang mengalir ke rumah kita bisa langsung dapat diminum? Mungkin kita akan lebih menghemat biaya untuk memasak air, atau membeli air mineral kemasan. Namun demikian, meski dinegara berkembang telah menyediakan air keran yang dapat diminum, seperti di Singapura kita juga harus hati-hati melihat apakah air tersebut jernih atau tidak. Ada beberapa air keran disana yang berbeau kaporit cukup menyengat dan keran berkarat. Dari sumber yang saya baca di Negara Amerika juga demikian, bagi orang Indonesia air disana terasa aneh dilidah.


*** 

 

Di daerah saya, hampir seluruh penduduk menggunakan air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Kepri. Namun sebagian ada yang menggunakan air sumur saja, ada juga yang menggunakan keduanya. Kenyataan yang saya alami selama hampir seperempat abad, pada musim kemarau air tidak jalan hampir 3 bulan. Kenyataan tahun 2012 ini di tempat saya bulan agustus saja air mulai jarang mengalir, memasuki bulan september air mati total hingga masuk desember air PDAM baru lancar kembali. Semakin padatnya penduduk didaerah saya, maka air yang mengalir pun tidak sederas 7 tahun yang lalu pagi hari air di dalam bak penampungan sudah penuh dan tidak memakai pompa. Kini setiap harinya, air harus dipompa terlebih dahulu.

Fenomena lain yang bertentangan dengan musim kemarau diatas. Bila musim penghujan datang, air laut pasang di beberapa daerah pasti akan merasakan banjir. Meski tidak terlalut tinggi tapi tentu saja ancaman penyakit dan repotnya membersihkan perabot serta rumah akibat banjir tiba. Bisa dipastikan 5 tahun sekali didaerah saya terjadi banjir yang cukup besar.


Krisis air bukan hanya disebabkan karena bencana alam, namun hal ini terjadi juga karena kerusakan lingkungan yang kemudian merusak proses siklus air. Ketika tanah telah mengalami kerusakan, maka daya serapnya semakin berkurang, lalu semakin banyak air yang terlimpas di permukaan dan semakin sedikit air yang diserap tanah, kemudian terjadilah bencana banjir pada musim hujan dan bencana kekeringan pada musim kemarau. 

Secara keseluruhan Indonesia diambang krisis air. Kenyataan ini terjadi di negeri dalam beberapa dekade terakhir. Semua merupakan dampak eksploitasi alam yang tidak bertanggung jawab. Hal ini bukan hanya merusak sumber air, tapi juga menyebabkan degradasi yang signifikan terhadap mutu air sehingga tak layak dikonsumsi. Akibatnya, sumber air bersih semakin langka, kualitas mutu air kian menurun, sementara bencana alam dan lingkungan yang berhubungan erat dengan air semakin meningkat.


Didaerah saya yang merupakan dikelilingi lautan tentu saja musibah khususnya ancaman banjir selalu saja menjadi momok disetiap musim penghujan datang. Akibat dari meluapnya air laut dan kurang berfungsinya selokan dipinggir jalan, ditambah lagi daerah resapan yang telah berubah menjadi pertokoan.  Didaerah lain mungkin tanah longsor dan rob juga menjadi ancaman yang akrab dengan keseharian masyarakat. Wah, bagaimana kita bisa mendapatkan air yang bersih?


Lebih parahnya lagi, degradasi mutu air tidak hanya terjadi di daratan, tapi juga di perairan laut. Kontaminasi limbah pada air laut, baik limbah dari daratan pabrik dan rumah tangga maupun dari kapal-kapal minyak contohnya ter yang sering berada ditepian laut Pantai Sekera yang merupakan salah satu tempat untuk berlibur di daerah saya. Tentu saja ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan keanekaragaman hayati perairan laut.








Musim Kemarau Tiba
Para pakar memperkirakan dalam beberapa tahun ke depan, air menjadi barang langka dan mewah. Mengapa demikian? Pertambahan jumlah penduduk dan meningkatkannya kebutuhan air menjadi penyebab neraca air menjadi timpang. Apalagi jika sumber-sumber air yang masih tersisa tidak dijaga dan dipelihara dengan baik. Akibatnya, air yang seyogyanya menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup bisa berubah menjadi pemicu konflik sesama warga masyarakat, mau pun antara manusia dan makhluk hidup lainnya. Sebegitu parahkah negara kita? Saat ini, kelangkaan air di beberapa kota di Indonesia sudah menjadi kenyataan yang tak terelakkan. Terutama dikala musim kemarau tiba. Didaerah tertentu air sungai yang seharusnya dapat dipergunakan sebagai air bersih namun tercemar dengan sampah. Kalau sudah begini siapa yang wajib bertanggung jawab? Entahlah, ini sesungguhnya adalah kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan. 






Pencemaran air laut dan sungai
Menurut saya pencemaran air masih dan akan terus terjadi, bila kurangnya kesadaran masyarakat. Secara kuantitatif keseimbangan antara persediaan air dengan kebutuhan penduduk masih terjaga, namun kondisi ini tampak sulit dipertahankan. Pasalnya, pencemaran air sungai, danau dan air bawah tanah belakangan meningkat pesat. Sebagian besar pencemaran itu bersumber dari aktivitas manusia, baik dari limbah rumah tangga, industri , kapal laut juga pertanian. Jadi masalahnya, pencemaran air pasti menimbulkan dampak  berupa mewabahnya berbagai jenis penyakit, dan degradasi mutu lingkungan sehingga berbahaya untuk manusia. Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air menurun sampai ke tingkat tertentu menyebabkan air tidak dapat dugunakan sesuai fungsinya. Pencemaran limbah dapat mengakibatkan menurunnya keindahan lingkungan, penyusutan sumberdaya air, dan munculnya wabah penyakit dan racun. Selain itu, masuknya limbah ke dalam sungai selain memberikan dampak terhadap perubahan fisik air sungai juga memberikan dampak secara kimiawi dan biologis terhadap air sungai. Secara umum dampak tersebut adalah terjadinya dekomposisi bakteri aerobik, dekomposisi bakteri anaerobik, dan perubahan karakter biotik.



Sumber


Pencemaran yang terjadi pada air tanah begitu mudah. Air tanah dapat tercemar akibat rembesan dari limbah cair domestik, industri, dan pertanian. Kita dapat menecgah terjadinya pencemaran air dan berhemat dalam penggunaannya. Sumber utama pencemaran air berasal dari :

 


Sampah rumah tangga pada sungai
1. Limbah Domestik, yaitu limbah yang berasal dari MCK, sampah rumah tangga, septic tank, dll. Limbah industri kecil dapat kita minimalisakan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghemat penggunaan air, serta memiliki septic tank yang baik. Limbah tersebut biasanya kebanyakan dalam bentuk benda plastik yang tidak terurai. Berikut adalah bagan pengolahan limbah domestik :






 

Sumber



Limbah industri
2. Limbah Industri terjadi dari yang kecil, mengengah, maupun dalam skala besar. Limbah industri pada umumnya berasal dari proses produksi, pencucian alat, dll. Industri kecil dan menengah umumya menggunakan teknologi pengolahan limbah yang sederhana, namun karena jumlah industri kecil dan menengah hanya sedikit yang memiliki pengolahan air limbah, maka potensi pencemaran semakin besar. Pengolahan limbah cair industri kecil dan menengah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Sumber

Pada industri besar wajib memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai dengan limbah yang dihasilkan juga memiliki ketentuan pengolahan limbah yang berlaku. Limbah industri besar pada umumnya akan menghasilkan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan makhluk hidup. Berikut adalah proses pengolahan limbah B3 :



Sumber


Sumber

Perlu kita ketahui, bahwa tidak semua pengolahan limbah cair memerlukan teknologi tinggi dan canggih atau menuntut biaya yang besar. Sistem pengolahan limbah yang tepat guna, atau minimisasi limbah melalui sistem produksi bersih. Limbah industri kecil dan menengah dengan memanfaatkan limbah cair yang digunakan kembali contoh nya seperti didesa Sukaregang Garut, Jawa Barat yang menggunakan teknologi CHROME RECOVERY dalam pengolahan limbah. Bila disetiap daerah memiliki tempat pengolahan limba seperti ini, mungkin pencermaran bisa berkurang. :)




***


 



pestisida
Sumber


Pestisida merupakan agen pencemar lingkungan baik melalui udara, air maupun tanah. Hal ini dapat berakibat langsung terhadap komunitas hewan, tumbuhan dan manusia. Pestisida yang masuk ke dalam lingkungan melalui beberapa proses baik pada tataran permukaan tanah maupun bawah permukaan tanah dapat langsung terkontaminasi pada sumber air minum. Pestisida yang melalui dalam tanah dengan menggunakan pola biotransformasi dan bioakumulasi oleh tanaman, kemudian melalui proses reabsorbsi oleh akar masuk langsung pestisida melalui infiltrasi aliran tanah. Gejala seperti ini tentunya mempengaruhi kandungan bahan pada sistem air tanah. Dapat kita simpulkan sebagai generasi penerus bangsa hendaklah selalu menjaga ketersediaan air bersih, mencegah pencemaran air.


Apabila proses pemurnian unsur-unsur residu pestisida berjalan dengan baik hingga aman pada wadah-wadah penampungan air tanah, misal sumber mata air, sumur resapan dan sumur gali untuk kemudian dikonsumsi oleh penduduk, maka fenomena pestisida ke dalam lingkungan bisa dikatakan aman. Namun demikian jika proses tersebut kurang berhasil atau bahkan tidak berhasil secara alami, maka kondisi sebaliknya yang akan terjadi. Penurunan kualitas air tanah serta kemungkinan terjangkitnya penyakit akibat pencemaran air merupakan implikasi langsung dari masuknya pestisida ke dalam lingkungan. Bahaya yang mengancam bila terjadi kontaminasi pada sumber air yang digunakan oleh masyarakat akan terakumulasi, maka dampak yang akan terjadi adalah terjadi kelainan pada bayi yang baru dilahirkan, kanker, penyakit kronis lainnya serta terjadi keracunan akut.


Dengan begitu, mari selamatkan air di mulai dari lingkungan kita sendiri!





 

Harus kita sadari bahwa air selain memberi banyak manfaat juga menjadi pemicu bencana di muka bumi. Contohnya saja bencana alam yang terkait dengan sumberdaya air antara lain banjir, kekeringan, pencemaran air tanah, dan tsunami. Banjir merupakan bencana alam terbesar yang berkaitan dengan air. Umumnya yang menjadi akar penyebabnya adalah kesalahan pada pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Banjir terjadi karena beberapa hal, antara lain akibat penggundulan hutan dan rusaknya kawasan resapan air. Kawasan resapan berfungsi menahan air hujan yang turun ke bumi agar tidak langsung menjadi aliran permukaan dan melaju ke daerah hilir. Dengan adanya hutan di daerah hulu, aliran air untuk sementara ditahan dan sebagian airnya dapat diresapkan menjadi cadangan air tanah yang memberikan kemanfaatan besar terhadap kehidupan ekologi dan ekosistem (tidak hanya manusia).


Penebangan hutan dan perusakan terjadinya alih fungsi lahan dari kawasan pertanian dan budidaya menjadi kawasan permukiman dan pertokoan. Aliran permukaan yang besar akan menyebabkan terjadinya banjir apabila kapasitas daya tampung saluran sungai dan drainase tidak mencukupi. Perlu adanya kesadaran dan kepekaan lingkungan dari masyarakat, sehingga membuang sampah dan limbah padat ke sumber air menyebabkan pendangkalan dan penyumbatan aliran sungai.


Lalu apa yang harus kita lakukan bila semua telah terjadi? Siapakah yang bertanggung jawab atas musibah yang terjadi? 

Dari beberapa sumber yang saya baca, ada beberapa pakar menyatakan sudah saatnya Indonesia memiliki manajemen sumberdaya air untuk menanggulangi krisis air yang terjadi baik dalam skala global, nasional maupun lokal. Salah satu bentuk manajemen sumberdaya air adalah pengelolaan daerah aliran sungai (DAS). Pengelolaan DAS sangat diperlukan dalam rangka mempertahankan keberadaan DAS agar tidak menjadi DAS kritis. Hal ini akan dilakukan melalui pengawasan dan perlindungan ekosistem kawasan DAS. Hal yang dapat dilakukan yaitu pertama dengan penghematan dan rekayasa teknik semaksimal mungkin, dan kedua secara fundamental mempertahankan jumlah pasokan yang terjamin untuk jangka panjang dengan mempertahankan volume air di daerah cekungan di areal DAS.


Jika pilihan kedua dijadikan solusi, maka yang harus dipertahankan dan direhabilitasi adalah daerah-daerah tangkapan air, daerah resapan air dan mempertahankan fungsi hidro-orologi dari hutan. Hingga saat ini program di bidang sumber daya air dan pengairan atau irigasi dijalankan, namun tidak pernah mempertimbangkan pentingnya hutan sebagai up stream-nya. Hutan semakin kurang diperhatikan. Oleh karenanya konservasi harus dikembangkan menjadi konservasi terpadu, semoga saja ini bisa berjalan bukan sekedar mimpi disiang bolong. :)




 




Melestarikan sumber mata air adalah tugas masyarakat Indonesia. Untuk melestarikannya juga harus dimulai dari hal kecil dari lingkungan sekitar rumah hingga pada lingkungan umum. Kerusakan yang terjadi akibat dari ulah manusia baik sadar maupun tidak. Kepedulian masyarakat yang menentukan nasib sumber daya alam khusunya air untuk masa akan datang. Ada beberapa solusi yang bisa kita terapkan sesuai dengan sumber ketersediaan air:

1. Sumber air tanah
Seperti yang telah dijelaskan diatas, sumber air tanah sering terjadi apalagi didaerah perkotaan yang padat penduduk.Hal yang bisa kita lakukan adalah meminimalisasi potensi pencemaran tanah oleh sampah dan limbah, baik limbah rumah-tangga maupun limbah pabri. Seharusnya tempat pembuangan sampah dilokalisasi dikawasan yang jauh dari pemukiman penduduk dan sungai, sehingga zat-zat beracun dan berbahaya dari sampah yang relatif sukar terurai.

2. Sumber air sungai
Air sungai sebenarnya sebuah alternatif sumber mata air. Namun kerap kali terjadi pencemaran. untuk mencegah pembuangan sampah kimiawi, bangkai hewan, limbah pabrik langsung ke sungai yang digunakan sebagai fasilitas persediaan perusahaan air minum dan membuatkan sungai/saluran khusus untuk keperluan tempat pembuangan limbah kimiawi pabrik. Semoga saja dengan sumber ata air yang bersih mampu memberikan kesehatan bagi masyarakat.

3. Sumber air hujan
Meminimalisasi polusi udara yang berpotensi mencemari kualitas air hujan. Melarang beroperasi setiap kendaraan yang kadar emisinya tinggi. Diperlukannya pemeriksaan secara berkala untuk kendaraan yang beroperasi.




Hal yang mudah untuk kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari yaitu membeli produk yang tidak memerlukan banyak energi dan sumber daya untuk manufaktur. Mencari produk yang ramah lingkungan berisi kemasan.  Dengan mengurangi penggunaan motor, mobil kita juga bisa mnegurangi polusi. Hal lain composting merupakan cara untuk membuang sampah dapur, menggunakan tas kain grocery bukan kantong plastik. Itu sehat untuk tanah dan sedikit sampah yang akan masuk ke lokasi penimbunan sehingga mengurangi kontaminasi pada tanah. Mematikan keran air kembali bia telah menggunakan hal kecil ini mampu menghemat penggunaan air. 



Berikut langkah kecil menjaga lingkungan untuk manfaat besar bagi kehidupan yang perlu kita ketahui dan terapkan dalam kehidupan sehari - hari:


  1. Hemat dalam penggunaan air, matikan jika tidak digunakan;
  2. Rajin menanam/merawat pohon;
  3. Daur ulang atau penggunaan kembali bahan - bahan yang terbuat dari plastik, aluminium bahkan kertas karena penghematan kertas berarti mengurangi penebangan pohon;
  4. Mengurangi pembelian makanan cepat saji dan minuman kemasan, karena merupakan penghasil sampah terbesar;
  5. Berbelanja menggunakan tas belanja sendiri (tas kain grocery);
  6. Biasakan menggunakan deterjen yang ramah lingkungan;
  7. Buanglah sampah pada tempatnya.

Lestarikan sumber air kita dari sekarang. Menjaga lingkungan agar tetap hijau, asri dan bersih merupakan cara kita mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan. Menghemat penggunaan air adalah keputusan bijak bila kita menyadari akan keberlangsungan kehidupan. Ada juga beberapa perencanaan besar untuk dapat melestarikan air secara maksimal:

  1. Menjaga lingkungan agar tidak terjadi penebangan hutan liar, terutama pada hutan yang dilindungi;
  2. Melaksanaakan gerakan penanaman pohon setiap tahun;
  3. Pengolahan limbah secara benar;
  4. Sosialisasi akan penghematan penggunaan air;



Ayooo Selamatkan Sumber Air Kita!! Kalau bukan kita siapa lagi.







***

 





logo-pure-it


Dizaman seperti sekarang ini tentu saja nilai praktis, ekonomis dan higienis menjadi pertimbangan masyarakat. Pure it merupakan sebuah alat yang memiliki paket lengkap dari segi praktis, ekonomis serta higienis. Sebelum kita membahas pure it lebih lanjut, mari kita simak video tentang Pure it berikut ini:






Dari video diatas tentunya sangat jauh berbeda dengan sistem penjernian air yang telah saya jelaskan sebelumnya. Adanya sebuah teknologi yang mampu merubah air tidak dapat diminum menjadi dapat diminum. Pure it merupakan pilihan yang tepat untuk keluarga, Pure it juga bisa digunakan diperkantoran. Saat ini terjadi krisis air bersih untuk minum, yaitu kita bisa menggunakan produk Unilever berupa teknologi dari Pure it. Teknologi yang telah diperbaharui untuk membunuh kuman dan bakteri dalam air ini, selain sehat dan higienis dengan menggunakan produk ini kita bisa mendapatkan air bersih untuk diminum dengan cara yang lebih efektif dan efisien tanpa dimasak dan tanpa menggunakan listrik.

Sumber


Dari Slogan diatas sudah disampaikan bahwa “Pure it Dari Unilever Teknologi Pemurni Air Siap Minum Tanpa gas Tanpa Listrik”. Selain hemat energi. Pureit juga bisa menghemat pengeluaran dalam membeli air mineral di pasaran. Dalam satu bulan untuk merek terkenal di daerah saya kurang lebih dari Rp 12.000 untuk satu galon. Kebutuhan rumah tangga dalam sebulan bisa sampai 15 galon/bln tentu banyak memerlukan air bersih untuk memasak terutama, apalagi bila jumlah anggota keluarga banyak. Bila isi ulang galong setiap depot berbeda, saya ambil rata Rp 4.000/galon.

Disini saya ambil contoh bila dalam sebulan kita menggunakan 10 gln/bln. Di asumsikan 1 galon untuk 3 hari.

Pureit

GKK Rp 150 ribu =
1500 liter Rp 100/liter
Dengan harga pembelian Pure it Rp 550.000 + Germkill Kit Rp 150.000 = Rp 700.000
Misalkan dibutuhkan air sebanyak 10 galon (10 x 19 ltr) 190 ltr/bln.
Setahun 190 x 12 = 2280 liter
Jadi bisa disimpulkan dalam setahun Rp 550.000 + 2 (Germill Kit 150.000) = Rp 850.000
Untuk tahun seterusnya hanya Rp 300.000 untuk penggantian Germill Kit saja.

Galon bermerk

Bila air galon Rp 12.000/gln
Misalkan 12.000 : 19 liter = 632 jadi harga Rp 632/liter (6 x lebih mahal)
12.000 x 10 gln = Rp 120.000/bln
Rp 120.000 x 12 = Rp 1.440.000/Tahun


Depot Isi Ulang

Bila kita membeli air isi ulang pada depot Rp 4.000/galon (Harga untuk Tanjung Uban dan sekitar)
Misalkan 4.000 : 19 liter = 215 jadi harga Rp 215/liter (2 x lebih mahal)
4.000 x 10 gln = Rp 40.000/bulan
Rp 40.000 x 12 = Rp 480.000/Tahun

Rebus Air
Gas 3 kg = Rp.14 ribu, 2 minggu, 112 liter    Rp.125/liter
Setahun Rp 28 ribu x 12 bln = Rp 336.000 (Untuk merebus air belum termasuk untuk masak)


Ayooo Beli Pure it sekarang juga !!


Sumber

Pure it adalah sebuah inovasi baru dengan kecangihan teknologi yang layak menjadi pilihan masyarakat sebagai salah satu alternatif untuk menghasilkan air minum yang dapat langsung diminum. Water purifier (pemurni air) untuk keluarga ini dengan teknologi modern dan canggih yang dapat menghasilkan air yang langsung dapat diminum tanpa perlu memasak. Air yang dihasilkan pun terlindung dari kuman berbahaya yang menjadi sumber penyakit. Pure it adalah cara mudah, praktis dan dengan harga terjangkau. Pure it mampu menghilangkan virus, bakteri, dan parasit berbahaya serta menghilangkan kotoran di dalam air sehingga air yang dihasilkan jernih, tidak berbau dengan rasa yang alami.

Cara MenggunakanPure it yang sangat mudah, higienis dan praktis
Pureit tidak memerlukan sambungan ke keran, tidak memerlukan listrik atau jadi tidak ada kabel dan selang. Tentu saja ini aman bagi anak-anak. Selain itu juga sangat praktis digunakan. Tinggal tuangkan air tanah / PAM mentah yang biasa Anda masak untuk minum ke wadah bagian atas Pureit melalui Saringan Serat Mikro. Kapasitas wadah atas bisa menapung  9 liter dan wadah transparan dibawahnya juga 9 liter. Warna yang ditawarkan oleh Pure it juga menarik, tersedia dalam dua warna pilihan yaitu putih biru dan putih marun.

Cara Kerja Pure it
Hal yang harus dilakukan pertama adalah isi penuh 9 liter air PAM/tanah mentah wadah bagian atas. Kemudian Air akan mulai mengalir di wadah transparan bagian bawah 45 menit - 1 jam. Jangan lupa untuk membuang air isian pertama, ini adalah proses pembilasan dan lakukan proses pembilasan ini sebanyak 3 kali. Setelah itu isi kembali wadah bagian atas dan air di wadah transparan sudah siap diminum. Kemudian pengisian kedua dan seterusnya akan memakan waktu 15 sampai 30 menit. Dan jangan lupa untuk menyimpan kembali pompa plastik di tempat aman (nanti dibutuhkan untuk keperluan pembersihan).


Sumber


Fitur Tambahan Pure it

Germkill Kit

Pure it bekerja dengan Germkill Kit (Perangkat Pembunuh Kuman) yang tahan lama dan dapat diganti. Komponen 2-3-4, dalam satu rangkaian disebut Germkill Kit, yang harus diganti setelah memurnikan 1500 liter air atau setara dengan 80 galon, dalam pemakaian normal tahan sekitar 6 -8 bulan. Jika Germkill Kit yang sudah habis masa pakai belum diganti, nantinya akan terjadi penghentian secara otomatis, air tidak dapat mengalir wadah atas sehingga menjamin keluarga kita selalu mendapatkan air minum yang aman.




  • indikator-pureit
    Germkill Life Indicator
    Germkill Life Indicator (Indikator) akan memberitahukan kapan harus mengganti Germkill Kit.
     
  • Kapasitas Wadah Atas 9 liter, Wadah Transparan 9 liter.
  • Pure it memenuhi kriteria ketat internasional dari Environmental Protection Agency (EPA), Amerika Serikat, untuk menghilangkan bakteri dan virus berbahaya.
  • Pure it mendapatkan sertifikat dari lembaga ilmu pengetahuan di Asia dan Eropa seperti:
    1. UGM, ITB, IPB untuk kinerja Pure it
    2. Sucofindo untuk kinerja Pureit
    3. Scottish Parasite Diagnostic Laboratory, Glasgow, Inggris
    4. Indian Public Health Association
    5. London School of Hygiene and Tropical Medicine (University of London), Inggris

Keunggulan Pure it Dibandingkan dengan Membeli Air Isi Ulang Rutin

isi-ulang
Sumber


Tentu saja kita tidak perlu khawatir kehabisan air isi ulang di rumah. Karena air dari kran atau penampungan dalam hitungan menit dapat langsung diminum. Keunggulan lainnya tidak perlu ragu, bingung akan sumber air yang digunakan untuk air isi ulang. Bila kita selalu membeli air isi ulang di depot dan mencari yang menurut kita baik dan rasanya enak. Banyak juga air dari depot isi ulang air terasa payau. Selain itu, tidak perlu ragu bagaimana air diproses seperti di depot isi ulang. Dengan Pureit kita bisa melihat sendiri bagaimana proses pemurnia airnya. Hal lain yaitu, tidak perlu repot menyediakan air isi ulang secara rutin di rumah. Terakhir tentu saja menghemat sejumlah uang setiap bulannya karena kita tidak perlu lagi membeli air isi ulang.





Keunggulan Pure it Dibandingkan dengan Membeli Air Galon Bermerek

air-galonKeunggulan paling utama adalah HEMAT uang tiap bulannya karena Anda tidak perlu lagi membeli air galon. Hati juga tidak perlu was-was atau khawatir kehabisan air galon di rumah ketika malam hari. Maklum saja air termasuk kebutuhan primer yang tidak bisa dikesampingkan, namanya juga kebutuhan bila pagi kita lihat air masih seperempat galon malam dilihat air habis. Keunggulan lain tidak perlu repot menyediakan air galon di rumah hemat tempat penyimpanan juga. Selanjutnya yaitu tidak perlu khawatir akan keamanan dan kualitas air galon yang kita gunakan setelah galon tersebut keluar dari pabrik.



 


Keunggulan Pure it Dibandingkan dengan Memasak Air

masak-airKeunggulan utama adalah Hemat. Hemat biaya dan tenaga. Dibandingkan kita harus memasak terlebih dahulu, bagi saya pure it sangat praktis. Aman bagi anak-anak. Keunggulan lain tentunya mampu menghilangkan kontaminasi dalam air minum Anda yang tidak dapat dihilangkan dengan hanya memasak seperti merkuri, pestisida, karat besi dan sebagainya.
.









Selain keunggulan, ada juga keuntungan kita menggunakan Pure it diantaranya:



BenefitsMenghilangkan bakteri, virus dan parasit

Benefits Tidak perlu memasak air


BenefitsTanpa galon (lebih praktis, lebih hemat)

BenefitsAir yang jernih dengan rasa alami


Benefits
Tanpa gas


BenefitsTanpa listrik


Benefits
Harga terjangkau


BenefitsMudah dipakai



Yuk, kita jaga sumber air bersih kita untuk kelangsungan hidup yang lebih sehat dan baik. Menjaga kelestarian sumber air minum berarti kita perduli akan hidup sehat. Sehat harus dimulai dari diri sendiri. Kalau tidak hari ini kapan lagi!

Semua keunggulan, kegunaan serta cara menggunakan pure it telah saya sampaikan. Info lebih lanjut ada disini. Bila berkenan, anda dapat menghubungi pure it melalui:

021-500-258 (pulsa lokal) atau 0 800 155 8000 (bebas pulsa)

Order : Klik disini  Germkill Kit online
Email  : Tertarik untuk menjadi Andalan Agen dan Konsultan pureit?
            pureit.indonesia@unilever.com





































Posting Komentar