Senin, 24 September 2012

Mengenali Potensi Diri 1

 
Sumber
 

Sebenarnya apa sih yang paling berperan dalam tubuh kita?

Pertanyaan ini sempat menggelayut dalam pikiran saya, ehmm.. ketika membaca sebuah status milik seorang teman pada sebuah socmed ada sebuah pertanyaan yang tidak sepatutnya untuk di tanyakan. Kata orang hal seperti itu mubazir. Ini menarik perhatian saya. Benar juga, terkadang untuk hal sepele pun kita sering berpikir itu adalah hal rumit. Kemudian saya teringat sebuah buku yan setahun lalu sudah khatam dibaca. Yaps, sebuah buku pocket karya Herry Wibowo yang berjudul "8 Magnet Sukses", banyak hal yang dapat kita pelajari dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. pada buku ini diajarkan kepada kita bagaimana bisa memaksimalkan segala sesuatu yang ada dalam diri kita dengan cara "Mengenali Potensi Dalam Diri".

Untuk menjawab pertanyaan diatas, agar mempunyai dasar yang lebih kuat. Akhirnya saya temukan pada buku tersebut di atas. Di sana tertulis "Potensi manusia yang terbesar adalah otak". Mengapa otak? tentu kita kembali bertanya? sedangkan ada fungsi organ tubuh lain yang tidak kalah penting dari otak, karena fungsi dalam tubuh manusia itu saling berkaitan. Dapat saya tarik kesimpulan, otak itu bisa kita ibaratkan sebuah pisau. Semakin sering digunakan tanpa di asah maka pisau itu akan tumpul, namun bila pisau itu kita gunakan dan kita asah kembali maka pisau itu akan tetap tajam. Begitu juga dengan bekerjanya fungsi otak kita.

Menyadari potensi dalam diri itu sungguh tidak mudah dibutuhkan kepekaan, kesadaran dan kemauan untuk menggalinya. Rasa ragu dan tidak yakin memang sebuah hambatan, namun bila kita mampu mengenali, mengatasi dan memaksimalkan potensi itu tentu saja akan berdampak luar biasa bagi kita. Sebagai contoh saja, banyak stasiun TV mengadakan acara pencarian bakat. Ini adalah momentum yang tepat bagi mereka yang sadar akan kemampuan diri mereka. Atau juga acara pemilihan Kontes Kecantikan yang ada pada setiap majalah atau seperti pemilihan Putri dan Miss Indonesia yang nantinya akan mewakili Indonesia di Kontes Dunia. :)

Hal lain bisa saja bermula dari sebuah hobi. Bila kita mempunyai sebuah hobi, cobalah kita untuk terus mengasah hal tersebut. Mencari tahu titik kelemahan kita dimana, menemukan kelebihan diri kita dimana. Dengan demikian kita bisa menyadari minat serta bakat yang dimiliki dari sebuah hobi. Sudahkah anda tahu potensi apa yang anda miliki?

Bila belum mari berpikir dari sekarang apa yang menjadi hobi anda? :)

Memaksimalkan kerja otak itu bisa dengan hal yang kita anggap sepele. Seringnya kita membaca koran, atau media online yang menyajikan sebuah pembahasan tentang suatu fenomena kemudian tanpa kita sadari bertemu dengan seorang teman bercerita menganalisa fenomena tersebut itu merupakan salah satu kita memaksimalkan kerja otak kita, mengisi TTS serta menulis.

Jadi, bagi siapa yang mempunyai hobi menulis selamat dech... Anda adalah salah satu orang yang mampu memaksimalkan otaknya. ;p

Terus bagaimana cara kita menggunakan otak kanan dan otak kiri??  Untuk memaksimalkan ini juga mudah yaitu dengan Senam Otak. Kemarin, teman saya yang kebetulan seorang guru TK pernah berkata bahwa anak TK sekarang sudah dilatih untuk menggunakan otak kanan dan otak kiri, mereka sering melakukan senam otak. Dengan menggunakan jari-jemari mereka. Duhh.. senangnya jadi guru TK selain lucu-lucu muridnya, sebagai guru yang mengajarkan murid senam otak secara tidak langsung sang guru juga ikut. Dengan demikian secara tidak langsung kegiatan ini adalah salah satu untuk memaksimalkan fungsi otak.

Waaahhh, selamat yah bagi guru TK kalian sungguh Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. :)

Sumber
"Jangan pernah takut untuk salah menentukan arah yang anda mau, sertakanlah doa dan keyakinan. Karena kesalahan sesungguhnya awal anda menemukan jalan yang benar"




Selamat Menggali Potensi Diri Teman!!
Merdeka!!

Minggu, 23 September 2012

Berceloteh tentang hati yang berayun

Sumber


DAMN....
Perasaan yang tidak kumengerti awalnya sungguh menyiksa...

Nyesek.. itu sebuah kata yang menggambarkan perasaan saya hari ini. Entah mengapa saya merasa begitu kecewa, sakit hati, kesal yang teramat sangat. Saya tidak mengerti ini perasaan tentang apa. Sampai-sampai saya menonaktifkan sebuah akun socmed. Namun saya juga belum begitu yakin ini dikarenakan akun tersebut. Tentu saja ada hal lain yang menganggu relung hati saya saat ini. Mungkin saja perasaan cemburu (entah cemburu pada siapa) bersalah , kecewa kepada diri sendiri, merasa begitu rendah.

Andai saja saya adalah orang yang terbuka. Mungkin saya akan langsung secara frontal mengatakan rasa seperti apa ini. Tapi perasaan tidak wajar ini bukanlah alasan saya menggantunkan rasa nyesek didada ini. Mungkin juga ini perasaan rindu ataukah perasaan kehilangan. Bisa jadi, semua kemungkinan itu ada.

 Menikmati hari ini dengan hati yang berayun. Serba salah, membingungkan, seperti tidak ada pilihan. Setidaknya saya memahami. Ini terjadi bisa saja rasa jenuh dan bosan yang berada pada level atas. Ataukah karena saya merasa sendiri. Seperti lirik lagu Ahmad Dhani ::

"Didalam keramaian aku masih merasa sepi.. Sendiri memikirkan kamu...!!"

Ini adalah sepenggal lirik favorit saya. Di dalam keramaian saya sering merasa sepi. Bahkan benar-benar sepi. Entah sampai kapan akan seperti itu. :)

Salah satu lirik lain yang saya suka yaitu Ingin Hilang Ingatan_Rocket Rockers
"Letih disini.. Kuingin hilang ingatan...."
 
***

Ya Allah, Jika hamba boleh meminta tenangkanlah perasaan hamba.
Berikanlah hamba kekuatan untuk menjalani hari-hari ini.
Berikanlah petunjuk Mu Ya Allah.
Kau Maha Mengetahui, Kau Maha Pengasih.
KepadaMu hamba meminta, KepadaMu jualah hamba memohon. Amin.

***

Seoptimis apapun tentu saja kadangkala ada hal yang diluar batas kemampuannya untuk menyelesaikan gejolak dalam hati. Seperti saya sekarang ini. Seperti ada beban yang begitu besar di pundak, sehingga saya harus merangkak hebat mencoba bangkit dari keterpurukan. Tidak bisa saya hindari, hari ini mood sedang mengayun kesana kemari mencari seorang penyemangat hati dan raga. Bagaimana pun keadaannya saya harus bisa tersenyum   : )
Merdeka!!!

Sumber
Senyum itu ibadah. Senyum itu mampu memberi dampak baik kepada orang lain. Senyum itu bagian dari senam muka. Mari kita tersenyum, setiap menyambut pagi yang indah. Kembali pada perasaan nyesek yang saya rasakan, sangat berdampak pada tingkah laku saya menjadi tidak tenang. Hati ini berubah menjadi begitu penyedih, sehingga airmata ini terus saja meluncur dengan indah. Walaupun sesekali saya mencoba untuk tersenyum.


Sumber

Kamis, 06 September 2012

Celotehan menjawab sebuah perjalanan


Sumber

Hahh, hati ini seperti gendang yang sedang bertabuh. Begitu kencang semakin menjadi. Tubuh ini terasa semakin hangat. Entah ini pertanda apa. Daun telinga pun turut memberi makna terselubung, hangat dan semakin panas. Ahh, saya benar-benar bingung antara bahagia ataukah kecewa. Itu yang saya rasakan kemarin malam.

Hari ini, di awali pagi yang cerah. Dengan semangat yang begitu menggebu, berharap akan rencana hari ini berjalan lancar dan membuahkan hasil. Namun kenyataannya, saya harus menundukan kepala. Merenungi perjalanan selama ini. Hanya sebuah kata "TIDAK" saya merasakan kecewa yang begitu dalam. Sempat terobati dengan perkataan seorang teman yang begitu menenangkan. Semangat saya hari ini,saya tinggalkan dijalanan dengan begitu saja. Senyum dibibir pun tak mampu menghiasi wajah ini.

Ketika beristirahat sejenak, ada seorang bapak-bapak bercerita akan segala hal. Awal kata saya berpikir bapak ini hanyalah seorang penjual Ayam Bakar dan Pecel Lele saja. Namun, ketika kami saling bercerita perjuangan hidup beliau yang patut memberikan saya petuah. Hidup memang membutuhkan perjuangan serta pengorbanan. Pengorbanan yang akan dilalui setiap manusia tentu saja berbeda. Keikhlasan dan keseriusan dalam kita menjalani hidup ini yang harus kita kedepankan. Menghargai keputusan sendiri jauh lebih baik, dari pada kita terus berpangku tangan mengharap bantuan orang lain.

***

Ingin rasanya teriak sekuat-kuatnya. Aaarrrrgghhh.... Mungkin akan terasa jauh lebih lega bila perasaan kecewa ini saya teriakan di depan lautan luas. Biar kecewa itu saya buang dalam samudera yang terbentang. Ahh, mungkin itu hanya sebuah kiasan sebagai penghibur diri. Saat ini saya ingin tertawa. Bukan untuk menertawai rasa kekecewaan. Sekedar untuk melepaskan hal yang tersembunyi dalam hati. Yuukks, kita tertawa bersama.

HAHHHAHHAAAAAAA...
HAHAHHAHHAHHHAHAHHAHAHAAAAA....
HAHAHAHHHAHAHAHHHHHAAAAAAAAAAAA...

Sumber
Lega rasanya menghibur diri sendiri dengan cara yang begitu sederhana. ;) Inilah hidup, selain harus pintar sebagai makhluk hidup kita juga mesti pintar-pintar. hehee...

Sumber

"Hidup adalah perjalanan, perjalanan membutuhkan perjuangan, pengorbanan serta keikhlasan hati"

Selasa, 04 September 2012

rinduuu..

Hufftt...
Gara-gara memikirkan sebuah proyek *Aseeeekk* saya sampai lupa sama blog. Walaupun tidak ditinggal lama. Namun daya tarik ini begitu mengena dihati. Jujur saya RINDU untuk berekspresi disini. Hmm, bicara soal rindu. Hari ini saya merasakan itu. Saya rindu dengan sosoknya. Saya rindu dengan perkataan matang yang membuat tenang. Saya rindu untuk disapa oleh nya. Sebut saja DIA tidak akan pernah tahu tentang rasa rindu ini.

Inilah kutipan ketika rasa rindu ini benar-benar nyata.

  • Hadapi dengan senyuman..yang terjadi..biar terjadi..
    *anggap aj lg sakit dan harus minum obat pait klo mw sembuh :) plus doa jg*
    · ·