Teruntuk Mu..
Tak perlu aku
ucapakan keluh dan kesah yang sesungguhnya membebani isi hati dan
pikiran aku, ketidaksanggupan pun sempat menyurutkan semangat ku karena
semua begitu berpacu dengan waktu. Dan kini aku menyerah, menyerah bukan
untuk kalah, tapi aku menyerah saat ini dan yakin untuk hari esok.
Tidak sanggup untuk aku lukiskan seperti apa penyesalan aku
sesungguhnya, hal apa, dan mengapa itu bisa terjadi. Cukup aku mengeluh
ditiap doa ku, dan menguatkan hati dengan amin ku. itu saja. *
sambil.nundukin.kepala*
Teruntuk Kamu..
Memikirkan KAMU sungguh membuat aku gila *
hee.. :) *, karena KAMU yang sesungguhnya masih dalam bayang-bayang ku
*ngayal.sambil.ngeliat.langit2.kmr*
yapss.. teruntuk kamu, aku tak begitu percaya perkataan cinta,
pernyataan cinta, mungkin itu yang menyulitkan diri ku sendiri untuk
menyatakan cinta,hee..*
:P * terlalu berat untuk
bercerita tentang cinta. tapi terlalu naif pula bila aku, menyatakan aku
tidak mengerti cinta. Cinta itu sangat universal, dan semua tahu itu.
Cinta itu buta, aku percaya itu, tapi bagi ku saat ini, cinta itu selalu
meninggalkan, tahu mengapa?? karena didalam nya selalu ada saja kisah
yang meninggalkan cerita, kenangan.
Seperti lyric lagunya sheila On 7 "
pemuja rahasia",
mungkin kau tak pernah tahu betapa mudahnya kau tuk dikagumi...
mungkin kau takan pernah sadar begitu mudahnya kau tuk dicintai...
yaaps,, tanpa aku sadari mungkin aku pernah menjadi
pemuja rahasia,
mengagumi tanpa harus diketahui. sungguh ironis,,haha.. tapi tidak
membuat aku sampai aku menangis. karena apa?? aku menikmati masa-masa
seperti itu. dan cukup untuk kali itu saja. dan kini biarlah orang
diluar sana yang menjadi
pemuja rahasia ku. *
:P, ngarepp..*
Teruntuk Mu Sahabat Ku..
Sulit
untuk aku menggambarkan semua suka duka dalam persahabatan, sesulit aku
menemukan sahabat yang sesungguhnya. Bagaimana orang seperti aku (bukan
maksud untuk merendahkan diri sendiri) bisa diterima. Menggambarkan
diri ku sendiri sangat lah mudah, mungkin sebagian orang yang mengenal
akan menjawab, "
Pendiam","
idealis" dua kata yang bisa
menggambarkan aku. Terima Kasih Teruntuk mu Sahabat ku.. semangat,
perhatian besar maupun kecilmu, serta kenangan yang pernah kita bagi dan
jalani bersama semoga tidak berakhir begitu saja. *
Merdeka*
tak
perlu aku sebut siapa sahabatku sesungguhnya, karena sahabat akan
merasakan getaran yang sama pedulinya seperti aku memperdulikan mereka
dalam hidup ku. *
adil bukan*.
>
tidak ada hal yang bisa membuat aku bahagia, selain aku bisa melihat
orang disekelilingku bahagia. melihat orang yang kusayangi bahagia
merupakan semangat yang tak ternilai besarnya. walaupun selalu kuredam
dengan sikap yang begitu biasa, seolah tidak perduli dengan semua itu.
tapi sesungguhnya tidak.
> celoteh hari ini melepaskan satu kekhawatiran yang tidak aku mengerti.
11 Oktober 2011
**********************************************************************************
seorang teman
pernah berkata kepadaku tentang keinginannya yang harus dituruti.
intinya orang yang sekitarnya yang mungkin saja memiliki urusan dengan
beliau harus menuruti keinginannya. aku berpikir keras saat itu. mengapa beliau mengucapkan itu pada aku, apakah aku harus menurutinya juga, tentunya tidak * :) *.
aku juga punya pemikiran sendiri, dan siapa dia yang mampu mengatur aku
harus menuruti perkataanya. aku juga belum tahu benar konteks
pembicaraan kami itu dalam lingkungan yang bagaimana. apakah keluarga,
asmara, pekerjaan, atau pergaulan sehari-hari. tapi bagi aku yang saat
ini mengenal beliau dan sempat mendengar perkataan beliau, sangat
berharap ini bukan jadi kepribadiannya yang sesungguhnya. karena bila
beliau tetap seperti itu akan sangat sulit untuk mengembangkan diri di
tempat yang mungkin tenggang rasa sesamanya kurang.
"wahai
teman, aku mungkin bukan professional dibidangku, bukana juga ahli
dalam menilai orang lain, tapi bagaimana pun keadaan kita menjalani
hidup jangan selalu berpikir andalah orang yang sangat dibutuhkan.
jadilah orang yang bisa mengikuti arus baik tenang maupun deras. karena
bila anda mampu berjalan seiring dengan orang lain akan terlihat lebihh
indah ketimbang anda yang terlihat jalan didepan tetapi tampak terlihat
semu." *paham*
ada seorang yang menilai aku, bahwa aku masih seperti yang dulu (jaman waktu sekolah dulu),
tanpa aku tahu persis, apa yang ada dipikirannya tentang aku, apa yang
di lihat nya dari kehidupan aku.tapi itulah yang membuat aku sangat
ingin tahu. bahkan penasaran yang begitu hebatnya. sempat aku betanya,
tapi bukan jawaban yang aku terima. hanya senyum manis dari beliau (menurut beliau manis menurut aku biasa aja.. * ;P *)
"wahai
teman, aku sangat berterima kasih kepada kalian yang bisa menerima aku
sebagai teman bahkan sahabat kalian. sebuah anugerah mungkin buat aku
bila seorang yang biasa ini bisa diperhatikan oleh orang lain *dilarang.senyum* yang begitu luar biasa. sedikit klarifikasi, aku yang dulu dan sekarang tidaklah banyak berubah TAPI ada perubahan yang aku berharap itu semakin baik tentunya. hanya saja kalian belum begitu jeli untuk menyinggung hal itu. *:)* "
sempat seseorang yang mendekati aku dalam arti mungkin (ingin kenal aku lebih jauh) *ahhaaa..jadi enak* beliau berkata *tidak.persis.dengan.ucapannya*
bahwa beliau bisa dapatin pacar yang cantik. sumpah aku kaget, karena
aku pikir hal seperti itu tak pantas diucapkan didepan orang yang sedang
beliau dekati. apa mungkin beliau berpikir bahwa aku adalah wanita
beruntung, karena didekati beliau. ataukah beliau berpikir bahwa aku ini
tidak cantik *hemmp...aku.terima.itu*, yasudalah..
karena nasi sudah menjadi bubur, kata-kata itu sudah aku dengar dengan
baik, tanpa aku tahu maksudnya seperti apa. dan saat itu juga *mohon.maaf* aku jadi ilfeel.
"wahai
teman, aku bersyukur bisa berkenalan dengan kalian, karena semakin
banyak teman itu semakin memperluas pergaulan aku, karena ada yang
bilang aku (kuper) *damn!!* haha... aku selalu
menerima apapun yang orang lain tentang aku. tapi tetap semua itu tidak
aku terima mentah begitu saja, yang bisa menjadi sebuah kritikan akan
aku dengar, yang sebuah cemoohan aku jadikan cerminan. itu saja.
12 Oktober 2011
**********************************************************************************
Sales marketing
Aku mungkin bukan orang yang tepat untuk bekerja sebagai sales marketing, karena "
kata orang"
(tanda kutip) aku tuh "pendiem", jadi kecil kemungkinan untuk bisa
menjual dan menawarkan sebuah produk. and then, aku juga (terkadang)
krisis kepercayaan diri. haha.. saat ini profesi ku bukan sebagai sales
marketing. tapi saat ini aku sedikit-sedikit mulai menjalani itu
hari-hari. tak perlu aku tegaskan ini tentang apa. yang pasti, setelah
aku jalani pekerjaan ini, ternyata gampang-gampang susah. tergantung
mood aku dihari itu. tergantung aku mampu meyakinkan mereka. tergantung
orang disekelilingku yang bisa membuat aku menjadi semangat..hahha...
tapi
aku senang dengan ini, banyak hal yang dapat aku ambil hikmanya,
semakin banyak aku bertemu dengan orang diluar sana semakin banyak pula
aku belajar memahami karakteristik orang lain.
Freelance
semakin hari, kebiasaan bisa menciptakan sebuah
passion,
aku sangat berharap itu. ingin rasanya mempunyai keahlian menulis yang
mampu membuat orang tertawa, tapi aku sadar aku tidak mampu untuk itu.
ingin membuat sebuah tulisan yang bisa dihayati orang banyak (e.g novel)
aku masih merasa tidak sanggup, ingin berbagi kehidupan pribadi, namun
aku bukan termasuk orang yang terbuka, mampu bercerita ecara gambalang
tentang hidupku sendiri. kesanggupan aku saat ini, membuat sesuatu yang
bisa aku buat, berceloteh sesuai pemikiran ku. itu saja.
saat
aku merasa lepas dan bebas, saat dimana aku mampu berceloteh dengan
cara dan ingin ku sendiri. disaat diam aku selalu memperhatikan
sekelilingku. mencari sesuatu yang bisa aku ingat dan aku kembangkan
nantinya. semoga dengan cara yang demikian aku bisa mengasa ide
kreatifku sendiri. *
pengennya*
wirausaha
ini
juga merupakan sebuah keinginan, yahh.. nantinya bakal bagaimana, aku
juga belum tahu. setidaknya aku sudah memikirkan mau kemana nanti
setelah ini, ingin sepeti apa aku menjalani hari esok ku. semua usaha
harus dimulai dari nol, sampai saat ini aku belum melakukan apa-apa
untuk sebuah keinginan aku yang satu ini. selain "modal"mungkin juga aku
belum tahu banyak tentang dunia wirausaha. sering baca-baca media massa
tapi tetap saja belum satu pun yang bisa menggugah keinginan manjadi
kenyataan.
Ibu Rumah Tangga
hahay,
untuk hal satu ini juga merupakan keinginan yang luar biasa. suatu saat
nanti bila ini kesampaian, aku sangat ingin bisa menjadi IRT yang
bijak. hahaa.. *
mimpiii.dulu.achh..* setelah mimpi dan
menjalani yang sesungguhnya mungkin aku baru bisa bercerita banyak. yah,
semua bisa karena terbiasa.. dan aku mampu bercerita, pastinya setelah
aku mampu bemimpi, dan setidaknya mulai menjalani mimpi itu.
13 Oktober 2011
**********************************************************************************
aku dan kamu
aku dan
kamu. memulai semua tanpa kesengajaan. jiwa muda kita saat itu yang
masih bergejolak, menutupi kesadaran kita, bahwa kita sesungguhnya
terjebak dengan keadaan. keadaan yang menyatukan kita secara pandangan.
keadaan yang mempertemukan hati kita, yang saat itu sesungguhnya ingin
berlabuh ke hati yang lain. tapi entah dari mana awalnya, aku dan kamu
sepakat untuk memulai sebuah hubungan.
aku dan kamu. bukan
apa-apa yang indah untuk dikenang. layaknya pelangi yang terlihat
indah hanya sekejap waktu saja. aku dan kamu hanyalah sebuah cerita
yang kebetulan ada, tapi bukan sebuah cerita legenda yang memiliki tajuk
serta alur cerita. begitu singkat waktu yang mampu aku ingat saat
kebersamaan kita. apakah kamu masih merasakan masa-masa itu? apakah kamu
telah menjauhkan aku dari ingatan mu? apakah hati mu masih milikku?,
aku tahu kamu tidak akan pernah bisa berkata jujur pada ku. aku tahu
kepura-puraan itu.
aku dan kamu layaknya goresan
karikatur, menarik tapi menyimpan kepalsuan. tahukah kamu kepalsuan
seperti apa? kamu tidak akan pernah mampu memandangi dua bola mataku
saat kepalsuanmu telah terbuka. aku juga tahu akhir dari itu kamu lari
dari kehidupan ku, tanpa sepatah kata pahit yang mampu mengukir pikiran
ku yang galau saat itu. dan semua itu berakhir tanpa kata sepakat, hanya
saja aku yang tidak menyanggupi untuk menunggu keberanian mu untuk
berkata jujur. itu saja.
aku dan dia
aku
tidak begitu mengenal dia. begitu juga dengannya. dia yang terlihat
menarik pandangan kaum hawa. termasuk aku pastinya. ketertarikan itu
hanya sebatas itu. tidak ada rasa ingin mendekatinya. namun waktu demi
waktu kata hati ku pun mulai berpaling dari pikiran awalku. lambat laun
ada sedikit harap dan kesempatan agar aku bisa bersamanya. akua tidak
pernah memaksakan keinginan ku. aku percaya dengan waktu yang dapat
merubah semuanya tanpa kita sadari, seperti halnya saat itu, tiba-tiba
ketertarikan itu hadir begitu saja.
dia yang begitu"
terlihat" sempurna ternyata tidak merasakan hal yang sama. aku sadar
itu. tapi sebagai manusia, wajar saja aku menganggumi makhluk
ciptaan-Nya. aku tidak merasa kecewa dengan kenyataan ini. aku sebagai
pemuja rahasianya cukup bahagia ketika dapat melihatnya tersenyum. cukup
bagiku untuk dapat melihatnya tanpa harus mengganggu kehidupannya.
aku dan dirimu
aku
dan dirimu. aku mengerti keadaan yang sesungguhnya. tidak sedikit pun
aku ingin menyadarkan itu dari dirimu. biarlah dirimu sendiri yang mampu
menyadarkan itu. aku mengahrgai segala kebaikan dirimu. tapi janganlah
dirimu salah mengartikan itu. karena hatiku sudah bulat untuk bisa
menyadarkan mu dari mimpi disaat sadar mu.
tahukah dirimu,
bahwa aku tidak ingin merubah semua yang telah ada. tahukah kamu niat
ku sesungguhnya. tentu tidaklah dirimu pernah pahami itu, karena
keegoanmu yang menutup mata hati mu sehingga aku dijadikan pelarian
dirimu. biarlah semua ini berjalan dengan semestinya. bila suatu saat
nanti aku dan dirimu dipertemukan kembali, aku sangat berharap. aku
tidak menjadi persinggahan sementara mu.
_aku.kamu.dia.dan.dirimu_ 14 Oktober 2011
***********************************************************************************
maaf
satu
kata yang sesungguhnya memiliki banyak arti pada setiap kesempatan kita
mempergunakannya. tapi sering juga disalah artikan bagi sebagian orang.
bagi orang yang tak pernah merasa salah, mungkin sulit untuk
mengucapkan permintaan maaf. mengucapkan maaf sama baiknya bila kita
bisa memaafkan orang lain. tapi bagaimana kalau saja permintaan maaf
malah membutakan mata hati orang-orang diluar sana, karena bisa saja
kata sesederhana itu menjadi alat untuk menelabui orang lain.
yaps,
berbicara kata maaf, sudah kah anda meminta maaf atas kesalahan anda
pada hari ini?, sudahkah anda memberi maaf pada seseorang yang pernah
berbuat salah dengan anda? sebeapa pentingkah kata maaf itu nagi anda?..
tentunya
sulit mengukur seberapa penting, karena tidak ada teori yang menyatakan
tentang pengukuran kadar maaf, ataukah saya yang belum tahu tentang
keberadaan teori tersebut.
memaafkan dan meminta maaf
ini
merupakan salah satu hal yang mulia, dimana sebesar apapun salah orang
lain tehadap kita, dan kita mampu dengan ikhlas memaafkan orang lain.
biarlah orang lain yang menilai seperti apa kita sebenarnya, sudahkah
kita menjadi orang yang pemaaf, dan jangan pernah mengaku hal yang
sebenarnya belum menjadi kepribadian kita.
sekecil apapun
kesalahan, bila kita menyadari itu benar kesalahan,tidak ada salahnya
kita meminta maaf. kekeliruan besar maupun kecil, kesalahan besar maupun
kecil, bila itu sudah melukai orang lain.
yapss, sebagai
manusia aku sadar aku tempat nya salah dan khilaf, sekecil apapun itu
mungkin aku pernah mempunyai salah diluar sadar dan ingatku. mungkin
juga aku telat menyadari hal itu. maafkan aku teman bila aku pernah
menyinggungmu, maaf kan aku teman bila keputusan ku pernah melukai mu,
maafkan aku teman bila pilihan ku tidak sejalan dengan inginmu dan maaf
kan aku ya allah bila aku ingkar kepadamu.
MAAF..
15 Oktober 2011
***********************************************************************************
setiap orang berhak mengambil sikap sesuai keinginannya, setiap orang berhak
untuk mempunyai rahasia dalam hidupnya, adalah hal yang sangat wajar
bila kita marah bila keinginan,hak itu di rampas begitu saja. tanpa ada
kesempatan untuk menjelaskan apalagi untuk dimengerti. tapi bagaimana
cara yang terbaik untuk menghadapi seseorang yang telah diberi kesempatan, telah diberi pengertian serta telah diberi petunjuk
untuk jalan yang terbaik,tetap saja keras dengan pendiriannya.
disinilah letak kebingungan saya bila saya melihat permasalahn orang
lain dari sudut kebalikannya. sangat memusingkan. Mungkin karena saya
juga bukan ahli kejiwaan. dan saya belum pernah sakit jiwa *amit-amit.jgn.sampe*
dan
bila dihadapkan hal seperti itu saya hanya berusaha berpikir keras,
walaupun belum tentu bisa memberikan pendapat yang bisa membuat orang
lain lega.
kebisaan kita untuk mengerti dan
memahami kemudian menganalisa permasalahan orang lain itu tidak mudah,
apalagi bila permasalahan yang dimaksud tidak menyangkut dengan kita,
atau orang yang dimaksud tidak begitu kita kenal. ini sulit, karena
jangan pernah menilai sesuatu hal akan orang lain bila tidak diminta
untuk menilai *saya.akan.berusaha.untuk.menanam.perkataa.itu.dihati.saya*
namun bila itu terpaksa dan mampu memperbaiki keadaan maka cobalah hal
baik itu.namun sebelum itu, minta lah ijin terlebih dahulu, agar saling
menghargai satu dengan yang lain.
tersulit bagi
kita bila kita terjebak dengan ucapan kita sendiri. karena jujur, semua
orang mampu berkomentar panjang dari 0 sampai 10, dari A sampai Z tapi
pada kenyataanya apa yang diutarakan nya NOL BESAR. bila pada kenyataan
kehidupannya jauh bersebrangan dengan ucapan nya. disini saya yang
berkata, mungkin diluar sana ada yang menilai saya seperti itu. *mudah-mudahan.tidak*
rasanya
ingin sekali merelaksasi kan diri dari permasalahan hidup duniawai,
tapi saya yakin itu hanya bersifat sementara, ingin sekali merefresh isi
kepala, selayaknya PC yang bisa kita refresh hanya dengan menekan F5.
yappss, bila kita bisa dengan semudah itu merefrsh isi kepala kita, saya
yakin semua orang didunia ini tidak ada yang depresi, tidak ada yang
stres dengan permasalahan hidup, tidak ada pertengkaran, perkelahian,
keributan. hikmah yang bisa kita ambil, sebagai seorang manusia yaitu
bersyukur karena kita diberi segala rasa didunia ini, diberi akal untuk
berpikir dan mengendalikan amarah serta nafsu. karena bila kita selalu
diberi kemudahan, mungkin kita akan sulit bahkan tidak pernah
mengucapkan syukur dan terima kasih.
_terima kasih teman atas inspirasi dimasa lalu,,
terima kasih atas kepahitan yang pernah kamu beri untukku,,
terima kasih atas kebisuanmu saat itu,,
terima kasih_
16 Oktober 2011
***********************************************************************************